Monday, July 14, 2008

I Called it : HOME

Apa yah makna HOME? kayaknya my cozy bed and my bathroom heheheh knapa? cuma 2 area ini yang sehari-hari jadi terminal departure dan arrival dari hecticnya jadwal harian.

setelah dipikir-pikir kalo mau escape yang paling ultimate dari kerusuhan hidup sehari-hari adalah kamar. Tenaaaaaannngggg banget, ngak perlu ngomong, ngak perlu mikir, ngak perlu basa basi, dan ngak perlu ribet dengan aneka printilan penampilan.

All I have to do is just....nyalain burner pot yang uda ditetesin minyak aroma terapi dan lay down sambil baca-baca majalah ato nonton TV sambil mata kriyep-kriyep sampai jatuh tidur dan mimpi indah.

Psssttt..kita berdendang bentar yukzzz....

BAngun tidur ku terus mandi (kalo aku leyeh-leyeh bentar sambil nonton gosip celeb di TV bentar). Tidak lupa menggosok gigi (ini pasteeeeee...kalo mpe lupa, keterlaluan). Habis mandi ku tolong ibu, membersihkan tempat tidur ku (yang pasti, abis mandi gw siy ngeringin badan, pake baju kantor, dandan bentar dan siap-siap brangkat kerja. Soal membersihkan tempat tidur, uda dari awal pas tadi leyeh-leyeh. Itu pun bukan karena dengan motif menolong ibu, tapi menolong kamar gw supaya ngak berantakan dan bikin ilfil pas balik kantor hahahaha...)




Baliiiiiiii






Di tengah-tengah rutinitas kerja yang maha dasyat, mendadak ada ajakan dari sahabat untuk "beredar" bareng ke Bali. Whoaaaa...susah ditolak ajakan seperti ini. Akhirnya diputuskan untuk habiskan weekend di bali bersama dengan "rombongan barongsai", dan ini secuil cerita perjalan ku....

Hari pertama, siang-siang di jemput Bento & Fam di Ngurah Rai dan di ajak maksi alias makan siang di (jangan sedih) resto padang SEDERHANA. (Lho kok ngak kreatif yaaa...tapi itu ngak penting, yang penting bisa makan siang hehehe...) Habis makan, kita langsung belanja di Sukawati. Maklum ajah tok baju minim ngak di bawa dari Jakarta, dan tempat yang bisa bebas merdeka cuma di Bali. Aneka celana pendek, daster bali dan tank top berhasil di bungkus dengan harga bersahabat. Sorean, rame-rame nongkrong di Discovery Mall, main air dan liat sunset di pantainya. Emang dey sunset di Bali terasa bedaaaa.....


Hari kedua, uda sepakat sama "gank neon" ngelayap hehehhehe pagi-pagi uda melesat ke Ubud, OTW ksana mampir bentar ke Celuk dan berhasil ngebungkus 2 cincin perak yang lucuuuu (satu motif abstrak dan satu motif keluarga gajah). Sampe Ubud (berhubung macet) kita turun sambil jalan nikmati toko-toko sepanjang jalan Ubud yang seru-seru, cuma destination kita saat itu jelas : cari makan siang dulu, rencananya ke Bu Oka tapi karena tempatnya penuh, yah nyari resto lain aja dey. Yang penting perut terisi, buat tenaga hunting pasar Ubud. Oh ya, di pura dekat pasar pas kita ksana, ada persiapan The Next Big Event : NGABEN, yaitu upacara pembakaran mayat di kalangan masyarakat Bali. Namun sayang, kami ngak bisa menyaksikan Ngaben yang rencananya di gelar 15 Juli (kita dah pulang Jkt...Hikz...). Dari Ubud, kita meluncur ke Uluwatu. Jelas dunk, niat kita semua adalah menyaksikan Sunset yang buaguuuuuussssss (Thanks GOD). Trus, perjalanan dilanjutkan ke Jimbaran yang ngak terlalu jauh dari Uluwatu, udah kebayang dey aneka seafood nyam nyam ehhehehee untung nyampe Jimbaran masih jam 6 WITA, langit masih "indah" buat foto-foto dan perut masih bisa kompromi nunggu pesanan di racik dan diolah menjadi aneka hidangan yummy. Dari Jimbaran kita agak-agak mau ngupi-ngupi dan ngafe, jadilah kita semua ke daerah Seminyak
Hari Ketiga (my last day..hikz) pagi-pagi kita uda jalan ke Amuk Bay yang jauuuuuhhhhhh banget, untuk ikut wisata kapal selam Odissey. Walau lumayan mahal, tapi pengin ngerasain rasanya jadi ikan lumba-lumba hidup di bawah laut hehehehe skalian mau liat temen-temennya Nemo. Weks...ternyata lebih bagus kalo ngeliat biota laut dari aquarium gede di Ancol dey, alias Sea World. (ngak tahan mabok lautnya boooooo...maklum masih manusia, bukan lumba-lumba heheh).
Lalu kita OTW ke hotel (karena saya dan Mai harus pulang, duh enak yah Benny, Sylvi, Noah, Desha, Dewi, Aurel, Justin masih bisa sminggu lebih keluyuran di Bali whoaaaahahahahha...) -tapiiiiiii tetap lhooo mampir pasar dulu, belum ktemu minyak aromaterapi Sandalwood buat di kamar (jadi masih penasaran). Sampai hotel, mandi dan packing singkat, lalu makan malam di Resto Kunyit yang letaknya cuma selemparan batu dari Hotel tempat kita nginep. Crispy Duck nya emang nendang abeeeesssssssss......pasti di pesawat bisa lelap dengan nyaman deyyy.
Setelah cipika cipiki sama rombongan yang masih melanjutkan liburan di Bali, dengan langkah gontai (ceilaaaaa...sgitu kagak iklasnya liburan cuma 3 hari....), kita OTW ke Bandara. Berhubung blum ngebungkus cemilan khas Bali, kita sempet mampir ke Pepito bentar buat nyari Kacang Matahari (yang rasanya bikin merem melek) dan kopi Bali bungkus kecil buat di kantor.
BAli Bubyeeee.....













Tuesday, January 22, 2008

Hadiah

SENAAAANG...itu adalah ekspresi standar tiap kali dapat hadiah. Mau trima hadiah di hari-hari special seperti Ultah, "hari jadian", Natal dll atau skedar menerima hadiah di luar hari khusus judulnya tetap senang...

Saya sendiri paling suka menerima hadiah yang tidak diminta, terserah deh yang niat ngasih mau memberi apa hahahaha pokoknya apapun itu pasti diterima dengan rasa senang. Menerima kado yang tidak diminta menjadi seru karena tak terduga. Rasanya lebih mengasyikan lagi karena sensasinya luar biasa membuat hati girang dan berbunga-bunga.

Hadiah ngak kudu berupa benda lho...jadi salah kalo hadiah slalu dihubung-hubungkan yang sifatnya material, mewah, mahal....salah besar tuh kalo konsep hadiah slalu begitu. Prinsipnya hadiah itu adalah bentuk perhatian dan tanda kasih dari si pemberi kepada si penerima. Si pemberi pasti telah berusaha menyiapkan buat si penerima, dan diharapkan si penerima menyukai dan menghargai apapun yang nantinya akan diberikan. Sekecil dan sesederhana apapun hadiah itu, means a lot to me.

Dari pengalaman saya sendiri ada beberapa hadiah-hadiah yang pernah saya terima dan sampai skarang sangat menyentuh di hati dan tak terlupakan :

Saat ke tempat sahabat, anak-anak mereka juga tidak kalah seru memberikan "hadiah"...ada kakak Desha yang menggambar "tante sri" dengan susah payah, walau ngak mirip tapi makasih yah Kak buat lukisannya. Lalu ada Noah yang sedang addict dengan permainan elektronik N-DS nya dengan suka rela meminjamkan permainan tersebut selama sehari ke tantenya yang sedang sakit, "Buat teman main di kamar katanya heheheh"

Ada pula "hadiah" berupa nama panggilan dari Bimo dan Nayla. Gara-gara saya yang gemar memakai cat kuku kaki warna gelap dan bocah-bocah ini terkagum-kagum dengan warna gelap pada kuku kaki, jadilah pemberian nama baru "tante item" jadi hadiah yang lucu.

Soal nama panggilan lainnya dari Noah yang menyebut saya sebagai "mama carrot" dan "mama hulk"...julukan aneh yang mungkin ajaib di telinga banyak orang, tapi indah tiap kali saya dan Noah bercanda soal mama dan baby carrot atau mama dan baby hulk (hanya saya dan Noah yang tau betapa serunya memberi HADIAH berupa nama julukan).


Suatu pagi, saya juga pernah menemukan rangkaian bunga Lily putih dan Mawar berwarna peach di atas meja kerja tepat di hari ulang tahun di 2008. Ngak menyangka bahwa ternyata crita saya soal bunga favorit sangat diperhatikan dan dijadikan seorang sahabat sebagai hadiah kejutan di kantor. Saya memandangnya sebagai bunga penghiburan yang indah di tengah-tengah kekisruhan yang saat itu sedang saya alami.

Hadiah yang mengharukan saya terima di hari Minggu, 23 Nov lalu saat salah seorang sahabat sedang bersiaran dan dia memberikan sebuah lagu jadul dinyanyikan Charlene "I've never been to me" buat saya yang saat itu sedang mendengarkan siarannya dari kamar. Yang mengharukan teman saya yang penyiar (yang masih aktif mengudara di Jakarta hingga saat ini) menyampaikan begini : "Mega, aku inget banget kamu suka banget sama lagu ini yang pernah kamu minta jaman saya masih jadi penyiar yunior di tempat siaran kita dulu. Saat itu tahun 2001, dan kamu request lagu ini." (membayangkan seorang teman yang masih ingat detail sebuah peristiwa yang telah lewat bertahun-tahun lalu di mana di dalamnya ada saya, rasanya indaaaaahhh skali)

Duluuuuuu banget, I made a wish "I wanna see beautiful fireworks on new year's eve", know whattt...my wish came true. I spent christmas and new year holiday in one of hip area in Asia and enjoyed myself to see -not only one- but two beautiful fireworks. Thanks GOD.

Hadiah terakhir yang terindah di tahun 2009, I've found someone special, he's got special way from above to meet me. He's far but he's not too far coz he's a long lost friend of my best friend. Suddenly he came into my life and really changed the balance of my days. I know he's the best gift from heaven, GOD send him to me thru beloved people around me. We dont know how great GOD works to us, but he do to us perfectly in the very right moment.



Terimakasih sahabat-sahabat ku, you're all gifts from heaven to me. You've really made my days....